Selamat datang para pecinta komik di seantero dunia cyber. Webblog yang anda kunjungi ini tidak lain adalah salah satu bentuk media propaganda yang kami lancarkan untuk membumikan budaya baru bagi rekan-rekan sekalian, para otaku komik. Dilatar belakangi oleh paradigma berpikir masyarakat otaku komik, yang kian hari dirasa kian membodohkan diri sendiri. Membodohkan diri sendiri dalam artian, hanya sekedar melepas kepenatan dan stres, dengan membaca dan tertawa-tawa terbahak-bahak sendirian, tidak jauh beda seperti ketika kita buang air besar saja.
Perasaan lega memang ada, itu sajapun kita sudah cukup bersyukur bukan? Tapi alangkah lebih baiknya jika terbesit kilatan cahaya didalam pikiran kita bahwa, bila komik itu tidak hanya berefek sesaat alias nol besar “seperti bentuk fisik taik kotoran kita”, namun minimal ber-angka pecahan-pecahan “ada nilai seninya” yang berefek “amat dahsyat” di dalam pikiran kita. Pecahan itu menyebabkan goresan di kaca frame pikiran, yang membekas dan tidak mudah hilang.
Kaca frame dengan fungsinya yang amat krusial sebagai penyaring cahaya paradigma sebelum masuk menuju ke mata hati nurani seorang manusia. Hingga ia berkeyakinan. Kami ulangi lagi cukup dalam level “yakin”, jangan melebihinya.Karena, yang jelas kita tahu sendiri, manusia itu hidup sesuai dengan apa yang diyakini oleh hati nuraninya. Itu memang hal yang baik, cuman jeleknya dapat juga berubah menjadi mesin pembunuh bagi sisi kemanusiaannya sendiri, apabila dalam kehidupan nyatanya ia mulai berkeinginan untuk menguasai dengan menyingkirkan “yang lain”, karena merasa dialah yang paling benar, dengan alasan keyakinannya.
Kata “merasa” dalam kalimat kami sebelumnya, bagaimana menurut para otaku? Sepakatkan? bila itu identik dengan kesombongan. Disini kesombongan itu sungguh menyebalkan bukan.. makanya jangan jadi orang yang sombong!!
Di lain waktu yang telah terlewati….
Sebelumnya kami tidak heran bila sang jenderal manajer, pimpinan pasukan komik elex yang menyerang secara bergerilya di toko-toko buku indonesia, datang jauh-jauh dari jepang ke indonesia hanya sekedar untuk mengucapkan “mohon maaf” kepada bangsa ini. Mohon maaf karena dia tidak bermaksud jahat untuk menjajah dan menjejali otak-otak anak muda di negeri ini, dengan bacaan-bacaan konyol tidak berguna yang menyebabkan mereka malas belajar.
Cuman bagaimana dengan para otaku lainnya, apakah sebelumnya merasa heran?
Kok tiba-tiba ada saja, orang jepang yang datang ngomong kayak gitu didepan podium para otaku komik Indonesia.
kami sebagai administrator dalam blog ini, yang tidak lain merupakan bagian dari kaum otaku indonesia, adalah penulis awam dengan pengalaman menulis yang tidak seberapa hebat, namun berharap dengan kebulatan tekad yang penuh ini, mampu membikin semua para otaku komik indonesia untuk menjawab dengan tegas pertanyaan itu, dengan kata-kata “tidak heran”, salah satu caranya adalah dengan menggores kaca frame para otaku komik indonesia. Walaupun ada juga peribahasa “banyak jalan menuju Roma”, tapi kami pilih cara yang sederhana ini. Jadi, Untuk mengawalinya ijinkan kami berteriak sekeras-kerasnya…..
“ Para otaku komik seluruh pelosok dunia cyber….. ”
“ Mari kita budayakan “membantai komik”. ”
“ Kita tunjukkan bahwa komik itu mencerdaskan “
Sebelumnya terima kasih, karena masih tetap saja mau mendengar teriakan kami. Teriakan itu bermaksud untuk meyakinkan diri, sebagai tembok pertahanan dan sumber kekuatan terhadap serangan-serangan paradigma masyarakat umum terhadap masyarakat otaku yang tersisihkan didunia nyata. Alangkah senangnya, bila kalian sebut saja kami, “sang pembantai”, harap maklum kami adalah otaku komik samurai X, yang sudah naik daun itu, hehehe….
Salam otaku,
X
Sang pembantai
